Sabtu, 21 Januari 2012

RESUME PENJASKES UNTUK SLTP

ATLETIK

1.        JALAN CEPAT
Nomor-Nomor jalan cepat yang diperlombakan
- Wanita 5 Km dan 10 Km
- Putra 10 Km dan 20 Km
Perbedaan antara jalan cepat dan lari :
-          Jalan cepat     :   Pada gerakan jalan cepat selalu ada kaki yang berhubungan dengan tanah, artinya setiap saat / salah satu kaki selalu kontak atau menginjak tanah.
-          Lari                :   Pada gerakan lari ada saat melayang, ada waktu melangkah artinya pada saat tertentu kedua kaki lepas atau tidak kontak dengan tanah.
Teknik jalan cepat terdiri dari :
  1. Start : Start yang digunakan adalah start berdiri.
  2. Langkah : Dimulai dengan gerakan mengangkat pada kaki ayun, ke muka, lutut terlipat, tungkai badan bergantung ke muka.
  3. Kecondongan badan : Badan sedikit condong kedepan dengan ayunan lengan siku dilipat ± 90o.
  4. Finish : Tidak ada teknis khusus untuk melewati garis finish, umumnya jalan terus sampai melewati garis finish.
Peraturan perlombaan jalan cepat :
Peserta perlombaan jalan cepat dinyatakan Dis apabila :
  1. Menurut pendapat juri peserta tersebut dalam gerakan majunya tidak memenuhi syarat teknik jalan cepat.
  1. Biasanya peserta lomba jalan cepat diberi peringatan lebih dahulu apabila melakukan pelanggaran sebanyak satu kali. Bila ia membuat pelanggaran yang kedua dia langsung dikeluarkan / diskualifikasi.

2.  LARI JARAK PENDEK
Lari jarak pendek istilah lainnya adalah Sprint. Pelarinya disebut Sprinter. Pada umumnya kita kenal tiga macam start:
  1. Start Jongkok
  2. Start Melayang
  3. Start Berdiri
Nomor yang diperlombakan :
  1. 100, 200, dan 400 m
  2. 4 x 100, 4 x 400 m lari sambung.
Perlombaan atletik meliputi nomor-nomor :
- Lari         - Jalan cepat    - Lompat         - Lempar

3.        LARI JARAK MENENGAH
Perbedaan lari jarak pendek dan lari jarak menengah :
  • Peraturan lari jarak menengah :
-          Pelari mulai start dalam lintasannya masing-masing bisa pindah lintasan setelah lingkungan pertama.
-          Dilakukan start tanpa pembagian lintasan dari belakang garis start yang dibuat sedemikian sehingga menempuh jarak yang sama.
-          Sepatu yang digunakan harus ada 6 buah paku pada solnya.

4.        LARI ESTAFET ( Lari Sambung )
Nomor-Nomor yang diperlombakan pada lari sambung :
  1. 4 x 100 m : Pelari berlari pada lintasannya masing-masing.
  2. 4 x 400 m : Hanya pelari pertama yang menempati lintasannya, pelari II setelah menerima tongkt bebas lintasannya.

Start digunakan pada lari estafet :
Pelari I menggunakan start jongkok, pelari II, III, dan IV start melayang.
Ukuran tongkat lari estafet :
Panjang 28 – 30 cm           ------     berat 50 gr
Diameter 38 mm               ------     Bahan : Kayu berongga permukaan licin
Daerah pengoperan tongkat disebut wissel.
Panjang 20 m terbagi atas 10 sebelum batas pergantian tongkat.
Cara pergantian tongkat :
  1. Visual ( dengan melihat ) sering digunakan pada nomor 4 x 400 m memberikannya dari atas.
  2. Non Visual ( tanpa melihat ) digunakan pada nomor 4 x 400 m memberikan tongkatnya dari bawah.

5.        LOMPAT JAUH
Teknik / cara melakukan lompat jauh, hal-hal yang harus diperhatikan :
  1. Awalan
-         Jarak awalan yaitu 30 s.d 40 meter, yang sering dipakai 40 m.
-         Cara melakukan awalan dari lari pelan semakin cepat.
-         Setelah melakukan kecepatan maksimal kira-kira 3-4 langkah berakhir perhatian dicurahkan pada papan / balok tumpu.
  1. Tolakan / Tumpuan
-         Tolakan dengan menggunakan kaki yang terkuat.
-         Diusahakan tepat pada papan tumpu.
-         Sudut Tolakan / lambungan kira-kira 45o.
  1. Saat di udara
-         Untuk saat di udara sesuai dengan gaya yang dilakukan oleh tiap atlit karena setiap atlit diperbolehkan menggunakan gaya yang dapat dilakukan dengan mencapai jarak yang terjauh.
  1. Saat Mendarat
-         Mendarat dengan kedua kaki ngeper.
-         Badan diusahakan condong ke depan.
-         Tangan jangan sampai jatuh ke belakang.
-         Waktu keluar dari bak pasir jangan kembali menuju papan tumpu.
Gaya-gaya pada lompat jauh :
  1. Jarak awalan 40 m.
  2. Lebar lintasan 1,22 m
  3. Panjang papan tolakan 1,22 m, lebar 20 cm, tebal 10 cm.
  4. Bak pasir panjang 9 m, lebar 2,75 m.
Peraturan umum pada lompat jauh :
  • Apabila peserta lompat jauh lebih dari 8 atlit, maka setiap peserta diperbolehkan melompat 3x dan 8 atlit dengan lompatan terbaik boleh melompat 3 kali lagi.
  • Apabila peserta kurang dari 8 atlit peserta harus melompat 6 kali, peserta diberi waktu 1½ menit untuk satu kali lompatan.

Pelompat / atlit lompat jauh dikatakan diskwalifikasi apabila :
  1. Dipanggil 3x tidak datang di arena.
  2. Pada waktu melakukan tolakan melebihi papan tumpu.
  3. Keluar dari lapangan / bak pasir.
  4. Pada waktu selesai melakukan pendaratan kembalinya / keluarnya menuju papan tumpu.
  5. Melanggar peraturan yang sudah ditentukan panitia.

6.        LOMPAT TINGGI
Gaya lompat tinggi :
  1. Gaya guling perut (stradle)
  2. Gaya gunting (Scissor)
  3. Gaya guling sisi (Western rolk)
  4. Gaya Flop.
  5. Gaya Estern cut.

Teknik lompat tinggi gaya guling perut [ Stradle ]
Awalan : Sudut 45o – 55o ------ panjang 8 langkah
Tumpuan : menggunakan kaki terkuat
Melewati mistar : Diatas mistar memutar badan kekiri.
Mendarat : Perkenalan pada punggung
Peraturan perlombaan :
-          Mistar lompat : Berbentuk bulat diameter 25 mm panjang 3,64 m – 4 m, Berat max : 2,2 kg.
-          Lintasan awalan minimal 5 m.
-          Tiang lompat : semua tiang dapat dipakai.

7.        TOLAK PELURU
Gaya tolak peluru secara teknis ada 3 :
  1. Gaya menyamping / Orthodox
  2. Gaya membelakangi / O’brean
  3. Gaya berputar / Barish Mikov
Ukuran lapangan :
-          Bentuk lingkungan dengan diameter 2,135 m, lebar garis batas 5 cm.
-          Sudut sektor lemparan 40o dari titik pusat lingkaran.
Ukuran peluru :
-          Putra : berat 7,26 kg diameter 110 – 130 mm.
-          Putri : berat 4 kg diameter 90 – 110 mm.
Teknik dasar tolak peluru :
  1. Cara memegang peluru.
  2. Cara meletakkan peluru ----- menempel pada dagu.
  3. Sikap awalan ----- sesuai dengan gaya yang dipakai.
  4. Cara menolakkan peluru ----- julurkan tangan sampai ke ujung.
  5. Sikap akhir ----- langkah kaki kanan ke arah kaki kiri dengan melompat dan dengan cepat pindahkan kaki kiri ke belakang.

8.        LEMPAR CAKRAM / DISCUS THROW
Gaya pada lempar cakram :
  1. Gaya menyamping
  2. Gaya membelakangi / memutar
Teknik gaya menyamping :
  1. Awalan
  2. Gerakan ayunan tangan
  3. Gerakan akhir
Teknik gaya membelakangi / memutar :
  1. Awalan
  2. Gerakan memutar
  3. Lentingan tangan
  4. Sikap akhir.
Ukuran lapangan :
-          Bentuk lingkaran diameter 2,50 m.
-          Sudut area lemparan 40o.
Ukuran cakram :
Putra          :           Berat 2, diameter 21,9 cm – 22,1 cm, tebal 4,4 – 4,6 cm.
Putri                      :           Berat 1, Diameter 18,0 cm – 18,2 cm, tebal 3,7 -3,9 cm.
Putaran cakram saat lepas dari  lengan sesuai dengan arah jarum jam / keluar dari telapak tangan dari depan.

9.        LEMPAR LEMBING / JAVELIN THROW
Unsur pokok lempar lembing :
  1. Awalan : Lari secepat-cepatnya dengan lengan membentuk siku-siku.
  2. Lemparan : tangan dijulurkan ke belakang mata lembing serong keatas.
  3. Sikap badan waktu melempar : Badan agak digerakkan ke belakang.
  4. Sikap badan saat selesai melempar : Langkahkan kaki kanan ke depan untuk menahan badan.
Ukuran lembing :
-          Putra : Berat 805 -825 gr ( 800 gr ), panjang : 2,6 m – 2,7 m.
-          Putri : Berat 605 – 620 gr ( 600 gr ), panjang : 2,2 m – 2,3 m.
Cara memegang lembing :
  1. Cara Amerika : Ibu jari dan jari telunjuk berada tepat belakang balutan.
  2. Cara Finlandia : Jari telunjuk di belakang balutan.
  3. Cara menjepit ( Tang )
Gaya lempar lembing :
  1. Gaya Jingkat (Hop Step)
  2. Gaya silang.

SENAM

1.        Senam Lantai
Senam adalah salah satu cabang olah raga yang menggunakan aktivitas seluruh anggota badan baik untuk olah raga sendiri maupun beregu.
Peralatan senam lantai :
  1. Lantai / Matras berukuran 12 x 12 m, ruangan berukuran 14 x 14 m.
  2. Lantai dilapisi karpet setebal : 0,045 m.
Komponen motorik senam :
  1. Kekuatan.
  2. Kecepatan.
  3. Keseimbangan.
  4. Kelenturan.
  5. Agilitas.
  6. Ketepatan.
Gerakan-gerakan wajib senam lantai putri ada 13 :
  1. Berputar-putar.
  2. Menyentakkan kedua kaki.
  3. Melompat dengan tangan ke depan.
  4. Melompat dengan ½ putaran.
  5. Menukik dengan gaya mendorong kereta ke samping.
  6. Berjalan ke belakang dengan menggeser kaki.
  7. Berputar 360o dengan kaki membujur ke belakang.
  8. Menukik dengan gaya “menangkap ketam”.
  9. Berdiri di depan dengan kaki terlipat ke belakang.
  10. Melangkah dan melompat dengan satu kaki terlipat.
  11. Memutar dan menumpu pada satu kaki.
  12. Mendorong kereta ke samping.
  13. Berjalan ke depan dengan satu kaki terus berdiri.

Gerakan wajib senam lantai putra ada 24 gerakan. Waktu yang diperlukan untuk melakukan gerakan senam lantai putri 90 detik dan untuk putra 70 detik.

Yang termasuk senam lantai :
  1. Neck Spring / Head Spring ( Lenting tekuk / Lenting kepala ).
  2. Berguling ke depan.
  3. Hand Stand.
  4. Back Wolover.
  5. Meroda.
  6. Roll.
  7. Salto, dll.
Peraturan penilaian tiap gerakan nilainya 0 sampai 10, bahkan ada gerakan yang mendapat bonus nilai karena bahaya atau keahlian dari permainan sebanyak – banyaknya 10 point.
  1. Neck / Head Spring ( Lenting Tekuk Kepala ).
Neck / Head Spring adalah suatu gerakan melenting badan keatas depan yang disebabkan oleh lemparan kedua kaki dan tolakan kedua tangan.
Cara melakukan :
  1. Sikap permulaan tidur telentang, kedua tangan disisi badan.
  2. Gulingkan badan ke belakang, angkat kaki lurus, sehingga kaki dekat dengan kepala, tekuk siku telapak tangan menopang pada matras.
  3. Gulingkan badan ke depan bersamaan dengan itu lecutkan kaki keatas, dan tolakkan kedua tangan, sehingga badan melayang seperti busur.

  1. Guling Ke depan.
Cara melakukan :
  1. Berdiri tegak.
  2. Tungkai dan badan condong ke depan, telapak tangan menempel matras, dagu rapatkan ke dada pundak dikenai pada matras.
  3. Gulingkan badan ke depan mulai dari pundak, punggung dan kedua kaki mengikuti.
  4. Pada saat punggung mengenai matras lecutkan kaki ke depan atas, kedua tangan menolak badan melayang seperti busur.
  5. Mendasar dengan kedua kaki rapat.

  1. Hand Stand ( Berdiri dengan tangan )
Hand Stand adalah suatu gerakan dimana kedua kaki diatas lurus dan tangan sebagai penyanggah / disebut juga sikap lilin.
Cara melakukan :
  1. Berdiri tegak, kaki kiri di depan / sebaliknya.
  2. Bungkukkan badan telapak tangan bertumpu pada matras.
  3. Tungkai belakang ayun keatas diikuti yang depan dan rapatkan.
  4. Lengan badan dan tungkai lurus satu garis ( Sikap Lilin ).
  5. Pandangan pada kedua telapak tangan.

  1. Back Walkover ( Lenting ke belakang )
Cara melakukan :
  1. Sikap berdiri tegak angkat tungkai lurus ke depan ayun lengan ke belakang.
  2. Pada saat lengan menumpu pada matras serentak kaki tumpuan tolakkan.
  3. Pada saat berdiri atas tangan kedua tungkai disesuaikan lurus ke muka dan belakang ( Split ).

  1. Meroda ( Roadslag )
Adalah gerakan ke samping satu saat bertumpu atas kedua tangan, kaki terbuka besar.
Cara melakukan :
  1. Berdiri kangkang lengan direntangkan ke samping.
  2. Pindah berat badan pada kaki kiri.
  3. Ayun kaki kanan, rebahkan badan kekiri.
  4. Lengan kiri menumpu pada matras diikuti tangan kanan, serta diikuti kaki.

2.        Senam Alat
Adalah suatu gerakan senam yang dilakukan dengan menggunakan alat sebagai medianya. Nomor-nomor senam alat yang diperlombakan untuk putri :
  1. Kuda-kuda lompat.
  2. Palang bertingkat.
  3. Balok titian.
Ukuran-ukuran peralatan senam alat :
-          Kuda-kuda Pelana ----- P : 1,60 m, Tinggi : 1,10 m, lebar : 35 cm.
-          Gelang-gelang ----- Tinggi : 2,55 m, jarak : 0,50 m.
-          Kuda-kuda lompak ----- Tinggi punggung kuda-kuda 1,35 m dan lantai P : 1,60 m, lepas landas dari papan pegas 1,20 x 0,60 m.
-          Palang sejajar ----- P : 3,50 m, T : 1,75 m, jarak : 0,48 – 0,52 m.
-          Palang tunggal ----- P : 2,40 m, T : 2,55 m.

BOLA VOLLY

Alat dan fasilitas :
  1. Lapangan :
a.    Panjang                  :           18        m.
b.    Lebar                                  :             9        m.
c.    Lebar garis             :             5        m.
  1. Jaring :
-      Ukuran panjang garis 0,5 m.
-      Petak jaring 10 x 10 cm.
-      Lebar pita putih 5 cm.
-      Tinggi jaring untuk putra : 2,43 m.
-      Tinggi net / jaring untuk putri : 2,24 m.
  1. Rod / tongkat pada net – samping kiri dan kanan
Rod dibuat dari fiberglas ukuran :
-      Panjang 180 cm.
-      Garis tengah 1 cm.
-      Tinggi tonjolan diatas net 80 cm.
  1. Bola
-      Keliling bola 65-67 cm.
-      Berat 250 s/d 280 gr.

Teknik dasar permainan bola voli :
-          servis
-          passing
-          smash
-          block
Servis pada bol voli ada 2 macam :
  1. Servis atas
  2. Servis bawah

Pola permainan bola voli :
  1. Pola penyerangan
Jenis-jenis permainan sesuai dengan tugas dan fungsinya :
a.      Smasher ( sm ) bertugas sebagai penyerangan / smasher.
b.      Set-upher ( su ) bertugas sebagai pengumpan.
c.      Universal ( u ) bertugas dan berfungsi sebagai serba bisa.

Jenis sistem formasi pada penyerangan bola voli :
  1. Sistem 4 sm – 2 su
Yaitu dengan 4 smasher dan 2 pengumpan
  1. Sistem 4 sm – 1 su – 1 u
Yaitu dengan sistem 4 smasher 1 pengumpan dan 1 serba bisa
  1. Sistem 5 sm – 1 su
Yaitu dengan sistem 5 smasher dan 1 pengumpan
  1. Sistem penyerangan ditinjau dari posisi tempat penyerangan.

Sistem penyerangan dilihat dari posisi lempar penyerangan :
  1. Sistem penyerangan dari tepi ( posisi 2 dan 4 )
  2. Sistem penyerangan dari tengah ( posisi 3 )
  3. Sistem penyerangan koordinasi ( dari posisi 2,3 dan 4 )

  1. Pola pertahanan
1.                  Pertahanan terhadap servis
2.                  Pertahanan terhadap smash
3.                  Pertahanan terhadap bola dari pantulan block kanan
Sistem penerimaan servis :
  1. 2 – 4 --- 4 penerima servis 1 toser 1 stop smash
  2. 1 – 5 --- 5 penerima servis 1 toser
Gambar posisi pemain bola voli dalam lapangan



5,6,1,4,3,2









Petugas-petugas yang ada pada bola voli :
1.      Refere (Wasit I ) – 1 orang
2.      Umpire ( Wasit II ) – 1 orang
3.      Scover ( pencatat nilai ) – 2 orang
4.      Penghitung nilai untuk umum – 2 orang
5.      Lines man ( Pengawas garis ) – 4 orang
6.      Pengawas dan pengambil bola – 4 orang

Perlengkapan pertandingan :
1. Papan penggantung nilai ( Scoring boat ).
2. Kursi wasit.
3. Stopwatch dan Lonceng Listrik --- untuk tim out.
4. Peluit dan tanda lain yang perlu.
5. Pengukur tinggi net.
Time out saat pertandingan bola volly ada 5 :
-          2x untuk setiap time.
-          1 milih wasit.

SEPAK BOLA

Waktu yang diperlukan pada permainan sepak bola adalah :
  • 2 x 45 menit, istirahat 15 menit, bila terjadi kedudukan sama, maka dilakukan perpanjangan waktu 2 x 15 menit.
Sarana pada sepak bola :
  1. Lapangan :
a.    Panjang                                                                                                                                           :           100 – 110 m.
b.    Lebar                                                                                                                                                           :     75 – 90 m.
c.    Diameter pada lingkaran tengah     :           9,15 m.
d.   Lebar garis batas                                                                                         :           5 cm.
e.    Daerah tendangan gawang                                                 :           18,32 x 5,5 m.
  1. Gawang :
a.  Lebar                        :           7,32 m.                                    c. Diameter gawang                :           12 cm.
b.  Tinggi           :           2,44 m.                                    d. Ukuran lubang jala :           10 cm.
  1. Bola :
a.      Berat : 396 sampai 453 gr.
b.     Keliling : 68 – 71 cm.
Teknik dasar permainan sepak bola :
  1. Menendang --- dengan kaki bagian dalam, dengan ujung kaki, kura-kura kaki.
  2. Menghentikan --- dengan kaki bagian dalam, sol sepatu, kura-kura, paha, dada kepala.
  3. Menyundul.
  4. Menggiring.
  5. Lemparan ke dalam.
Tendangan permulaan dari titik tengah lapangan disebut kick-off.
Tendangan bebas ada 2 :
  1. Tendangan bebas langsung --- bila terjadi gol sah.
  2. Tendangan bebas tak langsung --- bila terjadi gol langsung tidak sah.

Pelanggaran yang menyebabkan tendangan bebas langsung :
1.    Menyepak / mencoba menyepak lawan.
2.    Menjatuhkan lawan dengan sengaja.
3.    Melompat pada lawan.
4.    Menyerang lawan dari belakang.
5.    Menyerang lawan secara kasar / berbahaya.
6.    Memukul / mencoba memukul lawan.
7.    Memegang lawan.
8.    Mendorong lawan.
9.    Memegang, memukul / mendorong bola.

Pelanggaran  yang menyebabkan tendangan bebas tak langsung :
1.    Bermain berbahaya, contoh : menendang bola yang dikuasai panjang gawang.
2.    Menghalang-halangi lawan yang tidak menguasai bola.
3.    Menyerang panjang gawang.
4.    Menyerang dengan jujur, tapi diluar daerah pertandingan.

Seorang pemain mendapat kartu kuning apabila :
1.    Pemain yang sudah keluar / diganti masuk kembali.
2.    Jika berkali-kali pemain melanggar peraturan permainan.
3.    Jika ia tidak setuju dengan putusan wasit / protes keras.
4.    Tidak sopan terhadap wasit.

Seorang pemain mendapat kartu merah apabila :
1.    Menghina wasit dengan kasar.
2.    Bermain kasar atau kotor.
3.    Mendapat kartu kuning dua kali.

Formasi pemain
Formasi pertahanan :
  1. 4 – 4 – 2                      c. 5 – 4 – 1
  2. 5 – 3 – 2                      d. 4 – 3 – 3, dll

Formasi penyerangan :
  1. 2 – 3 – 5                       c. 1 – 3 – 3 – 3
  2. 2 – 4 – 4

Pola pertahanan ada dua :
  1. Pola pertahanan man to man ( satu lawan satu di daerah pertahanan )
  2. Pola pertahanan daerah ( zone marking ) mempertahankan daerah dengan membentuk formasi.



BOLA BASKET

Sarana bola basket :
1.        Lapangan :
Panjang                 :           26 m.
Lebar                                 :           14 m.
2.        Lingkaran :
Jari-jari lingkaran tengah 180 m.
3.        Garis tembakan hukuman jarak 5,80 m. dari tepi garis akhir.
4.        Papan pantul :
Panjang                 :           1,80 m.
Lebar                                 :           1,20 m.
5.        Bola :
Keliling                 :           75 – 78 cm.
Berat bola :           600 - 650 gr.

6.        Alat-alat teknis Bola basket :
  1. Jam pertandingan.
  2. Daftar skor.
  3. Papan pencatat skor.
  4. Alat petunjuk kesalahan.

Cara penilaian pada bola basket :
  1. Nilai 1 lemparan bebas ( terjadi pelanggaran oleh regu bertahan ).
  2. Nilai 2 lemparan pada saat bola dalam permainan dan dari dalam daerah bersyarat.
  3. Nilai 3 lemparan pada saat bola dalam permainan yang lemparannya dari luar daerah bersyarat.

Teknik dasar permainan bola basket :
-          Cara memegang bola.
-          Cara mengoper bola.
-          Cara menggiring bola.
-          Cara menembak bola ke keranjang.

Wasit pada bola basket ada 2 :
-          Wasit 1 ( Umpire )
-          Wasit 2 ( Refere )

Jumlah pemain bola basket ada 5, terdiri atas :
  1. Dua orang penyerang ( forward )
  2. Satu orang merebut bola ( centre )
  3. Dua orang pertahanan ( guard )

Macam-macam pola penyerangan :
a.    SHUFFLE --- Penyerangan dilakukan oleh pemain.
b.    FAST BREAK --- Penyerangan yang sangat cepat dan mendadak sekali dan menggunakan 1 pemain penyerang dilemparkan didepan bebas menembak.
c.    SET OFFENCE --- Penyerangan yang dilakukan pelan terencana.
d.   DRIVE --- Penyerangan yang dilakukan oleh seseorang pemain menerobos pertahanan sampai menembak.

Macam-macam pola pertahanan :
a.    ZONE DEFENCE --- Pertahanan daerah yang dijaga seorang pemain dan juga menguasai datangnya bola.
b.    RETREATING DEFENCE --- Pertahanan yang dilakukan semua pemain.
c.    PRESSING DEFENCE --- Penjagaan ketat saat bola dilempar pertama.
d.   MAN TO MAN DEFENCE --- Penjagaan seorang lawan seorang.

Tugas wasit :
1.    Melaksanakan bola loncat / bola pertama.
2.    Memeriksa dan mengesahkan semua sarana.
3.    Menetapkan jam pertandingan.
4.    Melarang pemain yang menggunakan sarana berbahaya.
5.    Mengesahkan dan membatalkan gol.

Lama / waktu perminan bola basket 2 x 20 menit. Waktu beri, maksudnya bila terjadi bola mati jam, jam mati / dimatikan.

Istilah lain pada bola basket :
-          PIVOT --- Menguasai bola / mendrible bola dengan 1 kaki sebagai poros.
-          LAY UP – melakukan skorsing dengan melompat.


Bola mati bila terjadi :
1.    Saat terjadi angka / bola masuk.
2.    Terjadi pelanggaran.
3.    Terjadi kesalahan.
4.    Terjadi bola pegang / tersangkut pada penompang.
5.    Tembakan hukuman.
6.    Ada peluit wasit.
7.    Terjadi pelanggaran 30 detik.
8.    Berakhirnya babak permainan.

Pelatih berhak meminta penghentian jam ( time out ) 2x untuk setiap babak dan 1x pada babak tambahan dan waktunya paling lama 1 menit.
Teknik menembak dengan meloncat ( jump shoot ) yaitu tembakan yang diawali dengan loncatan tegak lurus keatas dan bola dilepaskan pada saat penembakan sampai pada titik tingginya / saat dia berhenti diatas pada waktu diatas kaki lemas bergantung.

Dalam pertandingan, bola basket penyelenggaranya adalah :
1.    2 orang wasit.
2.    1 orang pencatat nilai.
3.    1 orang pencatat waktu.
4.    1 orang pengamat peraturan 30 detik.


BOLA TANGAN

Sarana atau fasilitas bola tangan
1.      Lapangan :
-          Panjang                                                           :           90 – 110 m.
-          Lebar                                                               :           55 – 65 m.
-          Tinggi gawang                        :           2,44 m.
-          Lebar gawang                         :           7,32 m.

2.      Bola :
-          Berat bola wanita        :           325 – 400 gr.
-          Berat bola pria                         :           425 – 475 gr.

Jumlah pemain bola tangan :
-          Indoor / lapangan tutup / permainan yang dilakukan didalam gedung / tertutup, jumlah pemainnya 7 orang.
-          Outdoor / lapangan terbuka, jumlah pemainnya 11 orang.

Penemu permainan bola tangan adalah Max Reizer.



RENANG

Induk organisasi renang internasional adalah FINA
Induk organisasi renang nasional adalah PRSI
Ukuran-ukuran yang ada pada kolam renang :
-          Panjang : 50 m.
-          Lebar : 20 m.
-          Dinding vertikal dan sejajar.
-          Lintasan terdiri dari 8 lintasan.
-          Lebar lintasan 2,5 m.
-          Suhu air 23o – 25o C.
-          Kedalaman air 180 m.

Gaya yang ada pada kolam renang :
-          Gaya bebas.
-          Gaya punggung.
-          Gaya dada / katak.
-          Gaya kupu-kupu.



TENIS MEJA

Alat dan fasilitas :
Ruangan :
-          Panjang                       :           14 m.
-          Lebar                           :           7 m.

Meja :
-          Panjang                       :           2,74 m.
-          Lebar                           :           1,525 m.

Macam-macam pukulan :
-          Fore hand
-          Back hand
-          Lop
-          Cop
-          Spin



SEPAK TAKROW

Sarana dan prasarana
1.      Lapangan :
-          Panjang                                   :           13,42 m.
-          Lebar                                       :           6,10 m.

2.      Bola :
-          Berat bola                                                        :           160 – 180 gr.
-          Keliling bola                                        :           43 cm.
-          Banyaknya lubang      :           2 lubang

Pemain sepak takrow ada 3 :
  1. Apit kiri
  2. Apit kanan (pelambung bola kepada tekong untuk servis)
  3. Tekong (pemain yang bertugas melakukan servis)

Teknik-teknik dasar sepak takrow :
Sepakan
1.      Sepak sila, gunanya :
-          Mengontrol bola.
-          Memberikan umpan kepada teman

2.      Sepak kuda, gunanya :
-          Mengontrol bola rendah
-          Melakukan serangan

3.      Sepakan telapak kaki


KESEHATAN

PENINGKATAN KESEHATAN DAN PENCEGAHAN PENYAKIT

A.      KESEHATAN MATA
Bagian utama pada mata adalah lensa, bintik kuning, retina, dan urat syaraf. Dinding mata terdiri dari selaput putih, selaput hitam, selaput jala.
Untuk menjaga kesehatan mata diperhatikan mata yang diperhatikan adalah :
-          Hindari rangsang yang menyilaukan
-          Bila kemasukan benda kecil bersihkan dengan hati-hati.
-          Pada waktu membaca sebaiknya sinar cukup terang, jarak 30 cm.

B.      KESEHATAN ANGGOTA TUBUH
Anggota tubuh yang diperlukan kita pelihara adalah kulit, rambut, kuku dan tangan. Alat-alat yang terdapat dalam kulit antara lain : pembuluh darah, ujung-ujung syaraf, kelenjar keringat, dan kelenjar minyak.

C.      KESEHATAN GIGI
Fungsi gigi : mengunyah, mengucapkan kata-kata dengan jelas untuk membentuk muka harmonis.
Struktur gigi : mahkota gigi, akar gigi dan leher gigi.
Jaringan gigi : email, dentil, pulpa dan semen.
Cara menjaga kesehatan gigi :
1.    Gigi harus digunakan untuk hal-hal yang lazim.
2.    Perhatikan pengaruh makanan terhadap gigi.
3.    Peliharalah kesehatan gigi dengan menyikat gigi.
4.    Teratur menjalani pemeriksaan gigi.

D.      TIDAK MEROKOK
Racun yang ada pada rokok adalah nicotin.
Akibat yang disebabkan merokok :
  1. Terjadinya penyempitan pembuluh darah yang menyebabkan penyakit jantung.
  2. Terjadinya penyakit paru-paru.
  3. Berpengaruh buruh terhadap pembukaan darah.

Zat yang ada pada asap rokok yang berbahaya :
  1. Nicotin                                                                        c. Zat belerang                        e. Amoniak
  2. Karbon monoksida      d. Asam biru                           f. Arsenik

E.      MAKANAN DAN MINUMAN SEHAT
Syarat-syarat makanan sehat :
  1. Makanan heginis yaitu makanan yang tidak mengandung kuman.
  2. Makanan bergizi yaitu makanan yang mengandung :
-            Kalori cukup                                                   -           Mengandung lemak
-            Protein Esensial                                   -           Mineral
-            Perbandingan yang seimbang antara karbohidrat, protein dan lemak.

Empat sehat lima sempurna terdiri dari :
-          Makanan pokok : sumber karbohidrat.
-          Lauk pauk : sumber protein
-          Sayur mayur : sumber vitamin mineral
-          Buah-buahan : sumber vitamin
-          Susu : Protein, vitamin dan mineral.

Zat-zat makanan :
-          Zat penghasil energi yaitu karbohidrat, protein dan lemak.
-          Zat pembentuk tubuh : protein dan garam mineral.
-          Zat pengatur : vitamin, garam, mineral dan protein.
NARKOBA

Macam- macam Narkoba
  1. Morfin
  2. Ganja
  3. Heroni
  4. Kokain dsb.

Akibat orang yang keracunan ganja :
-          Merasa gelisah dan cemas.
-          Pendrita mengalami halusinasi.
-          Akal dan perasaan kacau.
-          Berbicara dan tertawa berlebihan.
-          Terasa ngantuk ingin tidur.


PENCEMARAN

Pencemaran juga disebut dengan polusi :
Penyebab pencemaran :
1.    Kandungan zat kimia tertentu yang melebhi ambang / batas.
2.    Kandungan zat tertentu berada di tempat yang bukan tempatnya.
3.    Kandungan zat tertentu berada pada waktu yang tidak tepat.

Jenis- jenis pencemaran:
1.      Pencemaran tanah , penyebapnya:
A. Sanpah pelastik yang tidak bisa terurai .
B.  Sampah organik sisa rumah tangga yang mengakibatkan bau busuk serta mengganggu organisme dalam tanah.
C. Limba pembasmi hama pertanian .
D. Derjen besar limba sebun lainya.

2.      Pencemaran air , penyebabnya:
             A. Sisa insektisida dan pembuangan diterjen.
     B. Sampah organik sisa rumah tangga mengurangi kadar oksigen dalam air.
     C. Fosfat hasil pembusukan pupuk pertanian.
     D. Limbah-limbah industri.

3.      Pencemaran udara, penyebabnya :
A.    Asap kenalpot
B.    Asap pabrik
C.    Gas semprotan/spray


PENYAKIT MENULAR DAN TIDAK MENULAR

A.      PENYAKIT MENULAR
Macam-macam penyakit menular :
  1. Tifus
Tifus merupakan penyakit yang menyerang hampir semua bagian tubuh terutama menyerang usus halus :
Macam-macam penyakit tifus :
-          Demam tifus ----- penyebabnya bakteri salmonelha typhii
-          Tifus Epidemi ----- penyebabnya bakteri rickettsia prawazekhi
-          Tifus Endemi ----- penyebabnya bakteri rickettsia typhii
Cara pencegahan penyakit tifus : menjaga kebersihan rumah makanan serta pakaian juga dilakukan Vaksinasi TCD
  1. Kolera
Kolera merupakan penyakit menyerang seluruh pencernaan terutama usus.
Penularannya disebabkan oleh bakteri Vibrio cholerae masuk melalui mulut. Penularannya bisa dari makanan atau minuman yang tercemar bakteri tersebut. Cara pencegahannya dengan sanitasi yang baik, terutama penggunaan air bersih.

  1. TBC
TBC merupakan penyakit yang menyerang paru-paru. Penularannya disebabkan oleh bakteri Myoobakterium Tubercolosis. Penularannya melalui seluruh pernapasan dan saluran makanan. Cara penceghannya begitu penderita diketahui sakit TBC segera dijauhkan dari orang lain.

  1. Hepatitis
Hepatitis adalah penyakit radang hati.
Macam-macam hepatitis :
-      Hepatitis A             - Hepatitis C                - Hepatitis E
-      Hepatitis B              - Hepatitis D              
Penularannya :
Hepatitis A ----- melalui mulut
Hepatitis B ----- melalui tranfusi darah
Hepatitis C,D,E belum dapat diketahui dengan pasti kemungkinan melalui air yang tercemar virus.

  1. Demam berdarah
Penyebabnya virus Deque ( DHF / Deque Hemorhaqie Fever )
Penularannya dilakukan oleh nyamuk ides Aegypti
Pencegahannya dengan memberantas nyamuk yang menyebabkan.

B.      PENYAKIT TIDAK MENULAR
Macam-macam penyakit tidak menular :
  1. Penyakit kurang darah
  2. Tetanus
  3. Tekanan darah tinggi, dsb.


KESEHATAN

IMUNISASI

Imunisasi adalah program pemberian kekebalan terhadap tubuh. Kekebalan / imunisasi ada 2 macam :

1.      Kekebalan alam
Dari tubuh sendiri yang mempunyai daya tahan. Yaitu dari sel-sel darah putih yang memakan kuman-kuman penyakit dn adanya antibiotilum. Yang menawarkan racun yang dibuat kuman-kuman.
2.      Kekebalan buatan
Yaitu kekebalan yang berasal dari luar tubuh sendiri misalnya:
  1. Bayi menerima kekebalan dari ASI.
  2. Dari suntikan antibiotika ( Vaksin / seru )

Kekebalan buatan ada 2 :
1.        Kekebalan buatan melalui suntikan vaksin
Vaksin adalah bibit penyakit yang sudah dilemahkan / dimatikan, disuntik kepada orang yang sehat agar tubuhnya mempunyai daya tahan, contoh vaksin BCCT kebal terhadap TBC, dll.
2.        Kekebalan buatan pasif ( Lewat suntikan serum )
Yaitu suntikan yang diberikan kepada orang yang sudah terkena penyakit ( Sakit ).
Serum adalah bagian dari darah yang cair-cairan ini mengandung zat anti terhadap bermacam-macam penyakit.
Jenis-jenis vaksin :
1.     Vaksin BCG : memberikan kekebalan terhadap TBC
2.     Vaksin DDT : supaya tidak terserang diflesi tetanus
3.     Vaksin TT : kekebalan terhadap tetanus
4.     Vaksin Polio : kekebalan terhadap polio ( lumpuh )
5.     Vaksin Campak : kekebalan terhadap campak ( morbili )
6.     Vaksin ABC : kekebalan terhadap penyakit hepatitis.


PENYAKIT TIDAK MENULAR

Jenis-jenis penyakit tidak menular :
1.        Penyakit karena kurang gizi ( Avitaminosis )
Contoh : Beri-beri, sariawan, gondok
2.        Penyakit karena keracunan
3.        Penyakit jantung
4.        Penyakit karena kecelakaan


PPPK ( P3K )

Pertolongan pertama adalah pertolongan yang bersifat sementara sebelum dibawa ke dokter.
Tujuan P3K :
-          Memberi ketenangan
-          Mengurangi bahaya lebih besar
-          Mencegah shock, pingsan
-          Menghentikan pendarahan dan perbaikan pernafasan.

Sifak P3K :
Diperlukan tindakan cepat tapi tidak terburu-buru.
Memberikan rasa optimis

Tindakan dalam upaya P3K :
a.    Korban dicarikan tempat yang lebih aman.
b.    Menenangkan korban.
c.    Periksa korban barang kali mengalami shock, pingsan, patah tulang atau pendarahan.

Peralatan P3K :
  1. Snelver band : pembalut gulung yang sudah ditambah dengan kasa penutup luka.
  2. Sofratulle : kasa steril yang sudah direndam dalam obat pembunuh kuman (untuk luka kecil)
  3. Kasa steril : potongan-potongan pembalut kasa yang sudah disetrika dan dibungkus sepotong demi sepotong.
  4. Kapas berlemak : untuk alas bidai (gips) agar kulit tidak tergores oleh benda lain.
  5. Kapas putih : untuk membersihkan / mencuci luka
  6. Perangkat peralatan pelengkap P3K :
-       Buku petunjuk P3K
-       Spalk (bidai) ukuran paha dan betis
-       Pisau lipat
-       Lampu senter
-       Sabun cuci tangan




P3P
P3P ( Pertolongan Pertama pada Penyakit )  pertolongan segera yang sifatnya sementara, sebelum dibawa ke dokter.
Cara-cara pertolongan sementara :
1.      Diare / Murus-Murus
Upaya menanggulangi sementara, berian oralit (larutan gula + garam)
Obatnya :              -           Sulfa, antibiotik membasmi kuman
-                 Nurit
-                 SG
-                 Obak gosok (minyak angin)

2.      Batuk darah
Pertolongannya :
-          Diistirahatkan di tempat teduh dengan bantal agak tinggi, jika mau batuk dilarang mengambil nafas panjang.
-          Berikan obat penenang seperti Coalin, dsb.
-          Kompres dengan es.


OBAT TRADISIONAL

P3P adalah pertama yang sifatnya sementara sebelum penderita dibawa ke rumah sakit. Tujuan P3P untuk mengurus gejala-gejala, rasa sakit agar penyakitnya tidak semakin parah, mencegah koplikasi, memberi ketenangan pada penderita.
Macam-macam tanaman yang dipakai sebagai obat tradisional :
1.       Jeruk nipis                :   Untuk obat sakit tenggorokan, diferi, jerawat, encok influenza, dan lambung.
  1. Pepaya                      : -           Getahnya untuk luka digigit ular
-     Daunnya untuk obat malaria, mulas, nafsu makan
-     Pepaya gantung akarnya untuk obat urat syaraf, lemah, luka kena api, encok
3.      Jambu biji                 :   untuk obat sakit perut, disentri, radang lambung, sariawan.
4.      Sirih                          :   Obat batuk, sariawan, dan sakit gigi, sakit mata, bisul, encok, hidung berdarah, radang tenggorokan, dan bau mulut.
5.      Kencur                      :   Obat radang telinga, sakit kepala, bengkok karena terpukul, obat malaria.
6.      Asam                        :   untuk obat demam dan muntah-muntah.
7.      Kelapa                      :   Obat mabuk karena alergi makanan, penahan lapar, obat sariawan, TBC dan ambien.
8.      Getah pohon jarak    :   Obat sakit gigi.
9.      Lidah buaya              :   Obat kompres, tersiram panas / terbakar, kencing nanah.